Oleh Nanang Fitrianto
Mekanik
a) tugas dipecah ke dalam spesialisnya, bagian terpisah.
b) Tugas secara disiplin ditetapkan
c) Ada jenjang yang mencolok dari kekuasaan dan kontrol; dan banyak peraturan.
d) Pengetahuan dan kontrol dari tugas dipusatkan pada pemegang tertinggi organisasi
e) Komunikasi vertikal
Organik
a) Para pekerja menyumbang sendiri tugasnya yang biasa dalam departemen itu
b) tugas diatur dan ditetapkan ulang melalui kerja sama kelompok
c) sedikit jenjang dari kekuasaan dan kontrol, dan sedikit aturan
d) pengetahuan dan kontrol dari tugas dilokasikan di mana pun dalam organisasi
e) komunikasi horizontal
Mekanik contohnya, pabrik sepatu, pabrik komputer
Organik contohnya, kampus, organisasi mahasiswa, kegiatan sukarelawan
Kemungkinan Kerangka
untuk Ketidakpastian Lingkungan
dan Tanggapan Organisasi
Ketidakpastian rendah
1. struktur mekanik; formal, dipusatkan
2. departemen sedikit
3. tidak ada peran penyatuan
4. arah operasi adalah sekarang; kecepatan tanggapan rendah
Perubahan Lingkungan(PL): stabil
Kerumitan Lingkungan(KL): sederhana
Ketidakpastian tinggi-rendah
1. susunan organik, kerja sama tim; keterlibatan, disentralisasi
2. sedikit departemen, banyak rentang batas
3. sedikit peran penyatuan
4. mengarah pada perencanaan; tanggapan cepat
Perubahan Lingkungan(PL): tidak stabil
Kerumitan Lingkungan(KL): sederhana
Ketidakpastian rendah-sedang
1. struktur mekanik; formal, dipusatkan
2. banyak departemen/bagian; beberapa rentang batas
3. sedikit peran penyatuan
4. sedikit perencanaan; kecepatan tanggapan sedang
Perubahan Lingkungan(PL): stabil
Kerumitan Lingkungan(KL): rumit
Ketidakpastian tinggi
1. susunan organik, kerja sama tim; keterlibatan, dipusatkan
2. banyak departemen dibedakan, rentang batas luas
3. banyak peran penyatuan
4. perencanaan luas, preprediksian; kecepatan respon tinggi
Perubahan Lingkungan(PL): tidak stabil
Kerumitan Lingkungan(KL): rumit
Strategi organisasi untuk mengontrol lingkungan di luar organisasi
- membangun sambungan antarorganisasi
- kepemilikan, strategi persekutuan
- kontrak, usaha patungan
- dewan pimpinan yang menyambungkan satu sama lain (interlocking directorates)
- penarikan pekerja pelaksana
- periklanan, humas
mengontrol wewenang lingkungan
- perubahan wewenang
- aktifitas politik, peraturan
- asosiasi perdangan
- aktifitas informal
hubungan antara karakteristik lingkungan dengan tindakan organisasi
jika lingkungan dan tingkat perubahan tinggi (lingkungan) ->
maka ketidakpasian tinggi (organisasi) :
a) banyak departemen dan peran pembatas; perbedaan lebih besar dan banyak peran penyatuan (integrators) untuk mengkoordinasi internal
b) susunan organik dan jaringan dengan tingkat formalisasi sedikit, desentralisasi, dan standarisasi rendah untuk menarik kecepatan tanggapan tinggi
jika kekurangan dari sumber penghasilan yang dinilai (lingkungan) ->
a) pendirian dari hubungan yang menguntungkan: kepemilikan, persekutuan strategis, kooptasi, dewan pimpinan yang menyatukan satu sama lain (interlocking directorates), perekrutan peran pelaksana, periklanan, dan humas.
b) Kontrol dari wewenang lingkungan: perubahan wewenang lingkungan, kegiatan politik, regulasi, perkumpulan perdagangan, dan aktifitas informal.
Empat model tentang nilai keefektifan
1) Model hubungan manusia: a) caranya: tenaga kerja yang kohesif; b) tujuannya: tenaga kerja terampil
2) Model cara terbuka (open system model): a) caranya: fleksibilitas; b) tujuan: pemerolehan sumber
3) Model proses bagian dalam (internal process model): a) cara: ketersediaan informasi; b) tujuan: stabilitas
4) Model tujuan rasional (rational goal model): a) cara: perencanaan; b) tujuan: produktifitas dan efisiensi
Tampilkan postingan dengan label Organisasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Organisasi. Tampilkan semua postingan
Jumat, 16 Juli 2010
Cara Praktis Buat Organisasi
Oleh Nanang Fitrianto
Langkah-langkah umum membuat organisasi
1. Tentukan visi(tujuan jangka panjang) dan misi (jangka pendek) organisasi, kelompokmu.
Dari visi dan misiloe, itu dapat dijadikan departemen. Misalnya dalam satu misi loe di antara misi loe yang lain ada ”ingin menjadikan kampus ini sehat jasmani”, loe buat deh departemen olahraga. Terus dari departemen olahraga, loe tentuin sifat-sifatnya lagi, misalnya sifat gerak, tentu beda dengan sifat yang nulis-nulis. Dari sifat gerak, dibedain lagi sifat-sifatnya, ada sifat yang pelatih olahraga(geraklah pelatih, haha) dan sifat yang perlengkapan(angkat-angkat bola 1-3 tas, haha). Nah itu gampang dah lanjutannya. Sekarang kita tambah lagi elemen departemennya, yaitu tambah sentralisasi.
Sifat-sifat itu ringkasnya seperti ini:
•Matematika / Logika
•Pengamatan mengenai Ruang
•Hubungan Antarmanusia
•Musik
•Hubungan dalam Diri Sendiri
•Gerak
•Bahasa
•Penyelidik Alam / Naturalist
Untuk lebih lengkap lagi, loe bisa lihat asmaul husna, 99 sifat-sifat Allah.
Sentralisasi itu adalah tingkat besar kekuasaan formal untuk membuat pilihan secara leluasa pada individu, unit, tingkatan. Biasanya, di tingkat puncak organisasi, kekuasaan dia paling tinggi atau dalam rapat anggota juga di banding bawahannya. Semakin bawah, tingkat kekuasaannya semakin kecil untuk memberi masukan yang minimal ke dalam pekerjaan mereka.
Rapat organisasi menurut saya langkah-langkahnya sama kaya brainstorming di pelajaran Creative Thinking: 1) ada moderatornya yang mengatur lalu lintas pembicaraan; 2) pertama-tama buat sesi berbicara bebas, tanpa ada yang menilai dulu, setiap pendapat/ide-ide ditulis oleh orang bagian penulis; 3) saling memupuk ide-ide pada yang lainnya atau mengembangkan ide lainnya atau menerima ide itu; 4) Moderator juga dapat mengingatkan partisipan lain yang suka membunuh ide seseorang lainnya atau bercanda dengan ide seseorang lainnya; 5) setelah sesi berbicara bebas, buatlah sesi penilaian terhadap setiap ide-ide; 6) pilih ide-ide terbaik untuk dilaksanakan. Untuk lebih jelasnya liat artikel Teknik Kreatif.
Terus setelah sentralisasi, ada lagi orientasi anggotanya. Ini untuk memilih di mana anggota ini ingin ditempatkan. Kita dapat tau misalnya kita ngasih formulir kepada dia, alasan apa yang memotivasi anda pilih jabatan tersebut. Cara lainnya adalah menunjuk orang yang ahli/pelaksana dalam bidang tersebut untuk mengayomi bawahannya. Cara ketiga, kamu bisa kasih pelatihan pada orang yang kamu anggap sanggup, namun bisa dan kamu motivasi dia.
Keberikatan anggota bisa dibuat dengan
a) membuat anggota merasa memiliki organisasi tersebut. Anda seharusnya bisa membuat anggota bisa memiliki organisasi tersebut apakah karena program-program anda yang peduli mereka karena anda membuat departemen problem solver anggota yang menangani segala problem dari mengerjakan tugas kampus, bisnis, rumah tangga yang tentu akan diserahkan pada ahlinya.
b) membuat formalisasi: a) seleksi; b) persyaratan peran; c) peraturan, prosedur, kebijakan; d) pelatihan; dan e) ritual.
2. Loe seharusnya mempunyai jiwa pemimpin. Lihat artikel saya tentang ciri pemimpin produk karena di sana ada ciri pemimpin masa sekarang. Sebagai tambahannya:
a) ketika berbicara kepada para anggota/lagi banyak orang, tetaplah “seperti” bicara pada 1 orang. Kennedy, presiden USA, berbicara seperti ini saat pidato dan berbicara sehingga ia disenangi. Haha.
b) Setiap ikatan janji yang berjangka waktu, seharusnya anda pantau janji itu sampai jangka waktunya habis. Perbaiki jika ada kesalahan.
c) Mempunyai cara berkomunikasi yang baik, motivasi, persamaan persepsi (untuk cara komunikasi anda bisa lihat di artikel “Identitas Merek”; untuk motivasi dan persamaan persepsi, loe bisa liat di artikel “Motivasi dan Persepsi)
Semoga bermanfaat y broo, aaaaaamiiiiin. Jika ada pertanyaan atau bantuan bikin organisasi, kontak w aja, w siap bantu!!! Haha. Untuk keobyektifitasan artikel ini, loe dipersilahkan untuk post jika ada komentar, saran, perbaikan, pertanyaan.
Thanks y udah bacaaaa!!!!!
Wallahua’alam bishawab
Langkah-langkah umum membuat organisasi
1. Tentukan visi(tujuan jangka panjang) dan misi (jangka pendek) organisasi, kelompokmu.
Dari visi dan misiloe, itu dapat dijadikan departemen. Misalnya dalam satu misi loe di antara misi loe yang lain ada ”ingin menjadikan kampus ini sehat jasmani”, loe buat deh departemen olahraga. Terus dari departemen olahraga, loe tentuin sifat-sifatnya lagi, misalnya sifat gerak, tentu beda dengan sifat yang nulis-nulis. Dari sifat gerak, dibedain lagi sifat-sifatnya, ada sifat yang pelatih olahraga(geraklah pelatih, haha) dan sifat yang perlengkapan(angkat-angkat bola 1-3 tas, haha). Nah itu gampang dah lanjutannya. Sekarang kita tambah lagi elemen departemennya, yaitu tambah sentralisasi.
Sifat-sifat itu ringkasnya seperti ini:
•Matematika / Logika
•Pengamatan mengenai Ruang
•Hubungan Antarmanusia
•Musik
•Hubungan dalam Diri Sendiri
•Gerak
•Bahasa
•Penyelidik Alam / Naturalist
Untuk lebih lengkap lagi, loe bisa lihat asmaul husna, 99 sifat-sifat Allah.
Sentralisasi itu adalah tingkat besar kekuasaan formal untuk membuat pilihan secara leluasa pada individu, unit, tingkatan. Biasanya, di tingkat puncak organisasi, kekuasaan dia paling tinggi atau dalam rapat anggota juga di banding bawahannya. Semakin bawah, tingkat kekuasaannya semakin kecil untuk memberi masukan yang minimal ke dalam pekerjaan mereka.
Rapat organisasi menurut saya langkah-langkahnya sama kaya brainstorming di pelajaran Creative Thinking: 1) ada moderatornya yang mengatur lalu lintas pembicaraan; 2) pertama-tama buat sesi berbicara bebas, tanpa ada yang menilai dulu, setiap pendapat/ide-ide ditulis oleh orang bagian penulis; 3) saling memupuk ide-ide pada yang lainnya atau mengembangkan ide lainnya atau menerima ide itu; 4) Moderator juga dapat mengingatkan partisipan lain yang suka membunuh ide seseorang lainnya atau bercanda dengan ide seseorang lainnya; 5) setelah sesi berbicara bebas, buatlah sesi penilaian terhadap setiap ide-ide; 6) pilih ide-ide terbaik untuk dilaksanakan. Untuk lebih jelasnya liat artikel Teknik Kreatif.
Terus setelah sentralisasi, ada lagi orientasi anggotanya. Ini untuk memilih di mana anggota ini ingin ditempatkan. Kita dapat tau misalnya kita ngasih formulir kepada dia, alasan apa yang memotivasi anda pilih jabatan tersebut. Cara lainnya adalah menunjuk orang yang ahli/pelaksana dalam bidang tersebut untuk mengayomi bawahannya. Cara ketiga, kamu bisa kasih pelatihan pada orang yang kamu anggap sanggup, namun bisa dan kamu motivasi dia.
Keberikatan anggota bisa dibuat dengan
a) membuat anggota merasa memiliki organisasi tersebut. Anda seharusnya bisa membuat anggota bisa memiliki organisasi tersebut apakah karena program-program anda yang peduli mereka karena anda membuat departemen problem solver anggota yang menangani segala problem dari mengerjakan tugas kampus, bisnis, rumah tangga yang tentu akan diserahkan pada ahlinya.
b) membuat formalisasi: a) seleksi; b) persyaratan peran; c) peraturan, prosedur, kebijakan; d) pelatihan; dan e) ritual.
2. Loe seharusnya mempunyai jiwa pemimpin. Lihat artikel saya tentang ciri pemimpin produk karena di sana ada ciri pemimpin masa sekarang. Sebagai tambahannya:
a) ketika berbicara kepada para anggota/lagi banyak orang, tetaplah “seperti” bicara pada 1 orang. Kennedy, presiden USA, berbicara seperti ini saat pidato dan berbicara sehingga ia disenangi. Haha.
b) Setiap ikatan janji yang berjangka waktu, seharusnya anda pantau janji itu sampai jangka waktunya habis. Perbaiki jika ada kesalahan.
c) Mempunyai cara berkomunikasi yang baik, motivasi, persamaan persepsi (untuk cara komunikasi anda bisa lihat di artikel “Identitas Merek”; untuk motivasi dan persamaan persepsi, loe bisa liat di artikel “Motivasi dan Persepsi)
Semoga bermanfaat y broo, aaaaaamiiiiin. Jika ada pertanyaan atau bantuan bikin organisasi, kontak w aja, w siap bantu!!! Haha. Untuk keobyektifitasan artikel ini, loe dipersilahkan untuk post jika ada komentar, saran, perbaikan, pertanyaan.
Thanks y udah bacaaaa!!!!!
Wallahua’alam bishawab
Label:
Organisasi
Langganan:
Postingan (Atom)